Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU JAKARTA SELATAN MELAKUKAN EVALUASI DAN PROYEKSI PENGAWASAN MENUJU PEMILU 2029 MELALUI KEGIATAN PENGUATAN KELEMBAGAAN

bawaslu js

Bawaslu: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jakarta Selatan menggelar kegiatan Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan dengan tema “Evaluasi dan Proyeksi Pengawasan Menuju Pemilu 2029”. Acara ini berlangsung di Hotel Mercure Gatot Subroto, Jakarta, pada Kamis (11/9/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang keahlian. Di antaranya Dr. Rahadian Syam, S.H., M.H., pakar hukum tata negara, serta Mardani Ali Sera, anggota Komisi II DPR RI yang membidangi urusan politik, hukum, dan pemerintahan.

Ketua Bawaslu Kota Jakarta Selatan, Atiq Amalia, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk refleksi terhadap pelaksanaan pengawasan Pemilu 2024, sekaligus langkah awal dalam menyiapkan strategi kelembagaan menghadapi tahapan Pemilu 2029.

atiq

“Evaluasi menjadi fondasi utama dalam membangun proyeksi ke depan. Dari sinilah kita bisa memetakan tantangan, menyusun strategi, dan memperkuat struktur kelembagaan Bawaslu agar lebih responsif dan adaptif,” ujar Atiq.

Menurutnya, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tugas kelembagaan semata, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, Bawaslu Jakarta Selatan berkomitmen membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam setiap tahapan pemilu mendatang.

Senada dengan Atiq, Anggota Bawaslu Kota Jakarta Selatan, Andi Maulana, mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi internal sekaligus edukasi publik tentang pentingnya pengawasan pemilu yang profesional dan berintegritas.

“Kita ingin masyarakat memahami bahwa pengawasan pemilu bukan hanya soal teknis, tapi juga menyangkut kualitas demokrasi. Maka itu penting bagi Bawaslu untuk memperkuat kelembagaan agar bisa lebih maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan,” kata Andi.

Baca Juga...
https://jakartaselatan.bawaslu.go.id/berita/sosialisasi-penguatan-kelembagaan-bawaslu-di-smk-yaspia-jakarta

rahadia

 

Sementara itu, dalam pemaparannya, Dr. Radian Syam menyoroti pentingnya reformasi sistemik dalam pengawasan pemilu, khususnya terkait regulasi yang perlu disesuaikan dengan dinamika politik dan perkembangan teknologi informasi.

Adapun Mardani Ali Sera menegaskan perlunya keterlibatan semua pihak dalam menjaga integritas pemilu. Ia juga mendorong agar Bawaslu terus memperkuat kapasitas SDM dan memperluas jangkauan edukasi pemilih.

Acara ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang diikuti oleh peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan ormas, akademisi, serta media.