Bawaslu Jakarta Selatan Ajak FKDM Kelurahan Melawai dan Rawa Barat Jaga Netralitas Menuju Pemilu 2029
|
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Selatan mengajak Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Melawai dan Rawa Barat untuk menjaga netralitas serta berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat guna menciptakan demokrasi yang kondusif menuju Pemilu 2029. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang berlangsung di Kantor Kelurahan Melawai, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Melawai Mochammad Iqbal, Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Melawai Triyo P., serta jajaran FKDM Kelurahan Melawai dan Rawa Barat. Dalam kegiatan ini, Anggota Bawaslu Kota Jakarta Selatan Andi Maulana selaku Koordinator Divisi Hukum dan Sengketa menyampaikan materi mengenai sejumlah isu strategis demokrasi, termasuk potensi politik identitas pasca-Pemilu yang dapat memicu polarisasi di masyarakat dan mengganggu tahapan Pemilu.
Andi menjelaskan bahwa isu politik identitas masih menjadi tantangan dalam kehidupan demokrasi. Salah satunya terlihat dari berkembangnya isu-isu di ruang publik, termasuk persoalan ijazah, yang berpotensi dimanfaatkan untuk membangun polarisasi. Menurutnya, FKDM memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga dapat membantu meredam potensi konflik serta meningkatkan pemahaman warga mengenai demokrasi.
“FKDM bersentuhan langsung dengan masyarakat. Komunikasi FKDM ke masyarakat pasti lebih baik. FKDM harus bisa meredam polarisasi,” ujar Andi.
Dia juga menekankan pentingnya menjaga netralitas FKDM agar tidak terlibat dalam kepentingan politik praktis maupun menciptakan polarisasi baru di tengah masyarakat. Selain itu, FKDM diharapkan dapat menjadi jembatan informasi dan edukasi demokrasi agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu politik identitas.
Sementara itu, Lurah Melawai Mochammad Iqbal menyampaikan harapannya agar kegiatan konsolidasi tersebut dapat memperkuat sinergi antarpihak dalam menjaga demokrasi. “Diskusi ini harus bisa menciptakan demokrasi 2029 yang berjalan aman, tertib, jujur. Kita siap bersinergi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Jakarta Selatan berharap FKDM Kelurahan Melawai dan Rawa Barat dapat terus menjaga netralitas, menjadi agen edukasi demokrasi, serta bersinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dan menciptakan pelaksanaan Pemilu 2029 yang aman, tertib, dan demokratis.
Penulis dan Foto: Siti Rodiyah
Editor : Fathurrahman