Lompat ke isi utama

Berita

Ngobrol Bareng Bawaslu Jakarta Selatan Perkuat Partisipasi dan Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Jakarta, 23 September 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Administrasi Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan SPEAK Ngobrol Bareng dengan tema “Menguatkan Partisipasi dan Demokrasi Menuju Pemilu 2029” pada Rabu (23/9/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menjadi ruang diskusi dan konsolidasi untuk memperkuat sinergi kelembagaan, pendidikan politik, serta partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi pada masa non-tahapan Pemilu.

Kegiatan tersebut menghadirkan Farid Rahman, S.Sos., Ketua Dewan Kota Jakarta Selatan, dan Andi Maulana, Anggota Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Selatan, sebagai narasumber. Kegiatan juga dihadiri dan diawali dengan sambutan Atiq Amalia, Ketua Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Atiq Amalia menyampaikan bahwa Bawaslu terus membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui program Konsolidasi Demokrasi. Menurutnya, konsolidasi tersebut penting untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai demokrasi dan pengawasan Pemilu, khususnya pada masa non-tahapan.

“Melalui Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu membuka ruang diskusi dan penguatan kelembagaan bersama berbagai kalangan, mulai dari akademisi, organisasi masyarakat sipil, hingga lembaga negara. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi,” ujar Atiq.

Sementara itu, Andi Maulana menegaskan bahwa penguatan partisipasi masyarakat dalam demokrasi membutuhkan komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan dengan berbagai komunitas dan organisasi. Menurutnya, partisipasi masyarakat tidak hanya dibutuhkan ketika tahapan Pemilu berlangsung, tetapi juga perlu dibangun dan diperkuat sejak masa non-tahapan.

“Penguatan partisipasi demokrasi dilakukan melalui komunikasi dan kerja sama dengan komunitas serta organisasi. Dengan membangun jejaring dan kolaborasi sejak masa non-tahapan, diharapkan kesadaran masyarakat untuk turut mengawasi dan menjaga kualitas demokrasi dapat semakin kuat,” jelas Andi.

Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas pentingnya sinergi antara Bawaslu dan Dewan Kota Jakarta Selatan dalam mendukung pendidikan politik dan penguatan partisipasi masyarakat. Kerja sama antarlembaga menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan ruang partisipasi yang lebih luas dan mendorong masyarakat agar aktif dalam kehidupan demokrasi.

Kegiatan SPEAK Ngobrol Bareng kemudian diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Selatan dan Dewan Kota Jakarta Selatan.

Penandatanganan MoU tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi kelembagaan, meningkatkan pendidikan politik masyarakat, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi menuju Pemilu 2029.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Selatan berharap kolaborasi dengan Dewan Kota Jakarta Selatan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi dalam membangun kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan kehidupan demokrasi, termasuk selama masa non-tahapan.